Kamis, 08 Agustus 2013

Sejarah dan Perkembangan Java


Pemrograman Java dipelopori oleh James Gosling, Patrick Naughton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan dari Sun Microsystems, In.. Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan , dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992 .apat dikatakan sampai saat ini bahasa pemrograman Java telah berumur kurang lebih 8 tahun. The Green Project itu sendiri merupakan proyek penelitian membuat bahasa yang akan digunakan pada chip-chip embedded untuk device intellegent consumer electronic.

Pada tahun 1991 dikenal bahasa pemrograman yang disebut oak. Pada January 1991, Bill Joy, James Gosling, Mike Sheradin, Patrick Naughton (ketua project Sun’s OpenWindows user environment), tergabung dalam Stealth Project. Menurut Gosling, “tujuannya adalah.. untuk membangun system yang akan mengajak kita untuk melakukan sesuatu yang luas, terdistribusi, bermacam-macam network electronic devices yang semuanya memungkinkan dapat berbicara antara satu dengan yang lainnya.” 

Anggota Stealth Project yang kemudian terkenal dengan the Green Project. James Gosling mengidentifikasi bahasa pemrograman apa yang cocok untuk project ini. Ia memulai dengan C++, tetapi segera yakin bahwa C++ tidak cukup untuk project ini. Ia memodifikasi C++ (juga dikenal sebagai C++ ++ –). Hal itu adalah langkah pertama untuk memajukan pembangunan independent languages yang cocok dengan objektivitas project. Dia menamakan bahasa tersebut “Oak” tetapi nama tersebut telah menjadi nama perangkat lunak yang telah dipatenkan, jadi dipilihlah nama JAVA berasal dari orang yang terlibat di dalamnya: James gosling, Arthur Van hoff, Andy bechtolsheim.

Java Modern
Java telah digunakan dalam banyak hal dan telah membuktikan keberadaannya pada abad ke 21. Saat ini, Java digunakan bermacam jenis aplikasi seperti aplikasi embedded, aplikasi keuangan, desktop, simulasi pesawat, pemrosesan citra, game, aplikasi perusahaan terdistribusi yang disebut J2EE dan masih banyak lagi.
Java Virtual Machine (JVM)
Java Virtual Machine merupakan aplikasi sederhana yang ditulis dalam bahasa C untuk mengeksi program yang ditulis dalam bahasa Java. Pada saat kompilasi (perubahan dari bahasa tingkat tinggi ke bahasa lebih rendah), program tersebut diubah menjadi KODE BYTE. Kemudian pada saat eksekusi, JVM membaca kode byte tersebu dan mengubahnya menjadi bahasa mesin yang dimengerti oleh sistem operasi tempat program tersebut dijalankan.
Karena JVM sangat bergantung pada platformnya (bahasa mesin merupakan bahasa level rendah yang hanya dimengerti oleh suatu mesin tertentu, misalnya Intel, tapi tidak dapat dimengerti oleh mesin lain, seperti Macintosh), byte code ini dapat dibuat untuk terbebas dari kungkungan platform tertentu. Code byte yang dihasilkan dalam proses kompilasi bahasa Java akan selalu sama untuk setiap sistem operasi atau jenis mesinnya, tetapi JVM akan mengubah kode byte tersebut menjadi bahasa mesin tujuannya.
Just In Time Compiler (JIT)
Meskipun Java didesain untuk diinterpretasi, secara teknis tidak ada yang menghalangi Java untuk dikompilasi menjadi bahasa mesin seperti bahasa-bahasa pemrograman lainnya. Sun menyediakan kompiler Just In Time Compiler (JIT) untuk mengkompilasi kode byte itu menjadi bahasa mesinnya pada saat yang bersamaan dengan eksekusinya. Walaupun demikian, pendekatan JIT ini menghasilkan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan interpretasi biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar