Rabu, 18 Desember 2013

Pemrograman dasar (C++)

Artikel 1

Bahasa c++ merupakan bahasa yang sangat populer di dunia pengembangan perangkat lunak. Seperti halnya pendahulunya yaitu bahasa c, c++ juga dimasukkan dalam kelompok bahasa tingkat menengah (middle level language). Tujuan utama pembuatan c++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrogram dalam membuat aplikasi. Keistimewaan c++ adalah karena bahasa ini telah mendukung oop (object oriented programming). Selain itu, juga tersedia banyak pustaka (library) yang dapat kita gunakan untuk mempercepat pembuatan aplikasi. Pustaka ini sebagian tersedia gratis di beberapa situs internet.

Kode program dalam bahasa c++ yang kita buat tidak dapat langsung dieksekusi, namun harus dikompilasi lebih dahulu dengan compiler c++ yang sesuai. Konsep kompilasi dan eksekusi program pada c++ dapat digambarkan seperti pada gambar 9.2. Kode program yang kita buat disebut sebagai kode sumber, dan merupakan file teks biasa dengan nama file yang berekstensi .cpp. Kode program ini kemudian dimasukkan ke PreProcessor. Keluaran dari PreProcessor ini adalah file yang akan dimasukkan ke dalam compiler. Compiler akan menerjemahkan kode program dalam file tersebut menjadi bahasa assembly. Kode program program ini kemudian diproses oleh assembler menjadi kode obyek. Jika tidak ada file pustaka (library) yang terlibat, maka kode obyek ini akan langsung dieksekusi menjadi file. Jika ada pustaka lain yang terlibat, maka link editor akan mengkombinasikan kode obyek dan pustaka untuk membentuk file exe.

Kita dapat mengetikkan kode-kode c++ dengan sebarang teks editor, seperti notepad, vi, atau yang lainnya. Namun akan lebih mudah jika kita menggunakan perangkat ide (integrated development environment) yang menyediakan secara terintegrasi teks editor dan compiler c++. Beberapa ide yang cukup terkenal antara lain microsoft visual studio, borland c++, minggw developer studio, dan lain-lain. Pada label ini sebagian besar code ditulis dan dijalankan dengan menggunakan minggw developer studio (gambar 9.3). Lisensi ide ini free, artinya kita bisa menggunakan tanpa diributkan dengan masalah lisensi dari perangkat lunak.







Artikel 2

Sejarah C++

Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ricthie pada tahun 1972 yang merupakan pelopor atau pencipta pemrograman C ini, dengan tujuan untuk memudahkan dalam pembuatan dan pemgembangan sebuah program. Acuan standarisasi bahasa C yaitu ANSI (American National Standard Institute). Satu  dekade setelah pemrograman bahasa C muncul bahasa C++ yang di ciptakan oleh Bjarne Strowstup, Laboratorium Bell, AT & T pada tahun 1983. Pada mulanya C++ di beri nama (a better c), kemudian berganti nama C++ oleh Rick Masciti tahun 1983, tanda ++ berasal dari nama operator penaikan dari bahasa C.


Bahasa C sangat kompatibel di berbagai mesin mulai dari PC hingga mainframe, serta pada pelbagai sistem operasi (DOS, UNIX, VMS). Keunggulan bahasa C++ adalah mampu mendukung pemrograman berorientasi obyek (PBO) /OPP (Object Oriented Programming). Tujuan utama pembuatan program C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrogram dalam membuat aplikasi. Greg Perry dimana pada tahun 1993 mengungkapkan program C++ dapat meningkatkan produktivitas pemrogram lebih dari dua kali di bandingkan bahasa prosedural C, Pascal, atau BASIC hal ini dibuktikan dengan code C++ yang mudah di ingat, juga anda harus bisa pandai dalam memahami karakteristik C++.

Dasar atau basic dari PBO (Pemrograman Berorientasi Obyek) adalah mengkombinasikan data dan fungsi untuk mengakses data menjadi satu kesatuan unit. Unit ini di kenal dengan obyek (object). Object bisa kita ibaratkan seperti perusahaan-perusahaan, departemen-departemen seperti : penjualan, akunting, personalia.

Artikel 3

Ada macam-macam tipe data pemrograman c sebagai berikut :
Tipe Data Dasar Pemrograman C++
  • Bahasa C menyediakan programmer dengan satu set tipe data untuk programmer menyimpan informasi dan membangun tipe data yang bukan merupakan bagian dari bahasa itu sendiri. Tipe data yang pertama kali disebut tipe built-in, dan selanjutnya disebut dengan tipe user-defined atau tipe data yang telah di terapkan.
  • Tiga dasar built-in tipe ini adalah :
  1. Character (char) seperti a,b,c,d (alphabet)
  2. Integer (int) seperti 1,2,3,4 (bilangan bulat)
  3.  Floating Point Numer (float) seperti 20,12 (Bilangan real)
1. Identifier (pengenal)
Identifier adalah suatu nama yang biasa dipakai dalam pemrograman untuk menyatakan variabel, konstanta, tipe data, dan fungsi.
Aturan untuk penulisan identifier sama dengan aturan pascal, antara lain :
  • Tidak boleh dimulai dengan karakter non huruf, contoh : (2x, 55) <----- SALAH, (X2, XX, Var1) <----- BENAR.
  • Tidak boleh ada spasi.
  • Tidak boleh menggunakan karakter-karakter ~ ! @ # $ % ^ * ( ) - = + ` { } [ ] : " ; ' < > ? , . / |
  • Tidak boleh menggunakan reserved words yang ada dalam C++
2. Tipe Data
Berikut ini tipe data yang ada dalam C
  • Tipe data bilangan bulat :
Tabel Tipe Data
adalah tipe data yang tidak mempunyai  titik decimal dan tidak diperbolehkan menggunakan karakter koma antara dua bilangan. 
Tipe
Keterangan
Char
Menyatakan sebuah karakter seperti A, f, 9
Int
Menyatakan Bilangan bulat
Long
Menyatakan bilangan bulat namun jumlahnya nilainya lebih banyak dari pada biasanya, contohnya pada long int yaitu 2147483648 - 2147483647
Short
Menyatakan Bilangan Bulat namun dengan nilai yang normal, contohnya pada short int yaitu antara -32768 - 32767

  • Tipe Data Bilangan Real :
Tipe data bilangan real adalah bilangan yang mengandung titik decimal sehingga tipe data ini digunakan untuk menyatakan suatu bilangan pecahan/decimal.
Tipe
Keterangan
Double
Menyatakan bilangan real dengan ketelitian tinggi (15 digit)
Float
Menyatakan bilangan real dengan ketelitian rendah (7 digit)

  • Tipe Data Unsigned
Tipe data unsigned mirip dengan yang bukan unsigned. Bedanya adalah tipe data unsigned tidak mengenal nilai bilangan negatif (nilainya selalu pisitif).
Macam-macam tipe data unsigned :
  1. Unsigned Char
  2. Unsigned Int (Integer)
  3. Unsigned Short (Short Integer)
  4. Unsigned Long (Long Integer)  





Jaringan komputer

Artikel 1

Pengertian Jaringan Komputer

Pengertian dari Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program – program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan. 
 
 
Artikel 2
Pengertian Jaringan Komputer
 
Pengertian dari Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program – program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan.
Artikel 3
 

Jenis-jenis Jaringan Komputer


1. PAN (Personal Area Network)

PAN adalah singkatan dari personal area network. Jenis jaringan komputer PAN adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer yang berjarak tidak terlalu jauh. Biasanya Jenis jaringan yang satu ini hanya berjarak 4 sampai 6 meter saja. Jenis jaringan ini sangat sering kita gunakan. contohnya menghubungkan hp dengan komputer.

2. LAN (Lokal Area Network)

LAN adalah singkatan dari lokal area network. Jenis jaringan LAN ini sangat sering kita temui di warnet-warnet, kampus, sekolah ataupun perkantoran yang membutuhkan hubungan atau koneksi antara dua komputer atau lebih dalam suatu ruangan.

3. MAN (Metropolitan Area Network)

MAN singkatan dari metropolitan area network. Jenis jaringan komputer MAN ini adalah suatu jaringan komputer dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan suatu lokasi seperti sekolah, kampus, perkantoran dan pemerintahan. Sebenarnya jaringan MAN ini adalah gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jangkauan dari jaringan MAN ini bisa mencapai 10 - 50 kilo meter.

4. WAN (Wide Area Network)


WAN singkatan dari wide area network. WAN adalah jenis jaringan komputer yang mencakup area yang cukup besar. contohnya adalah jaringan yang menghubugkan suatu wilayah atau suatu negara dengan negara lainnya.








SISTEM OPERASI

Artikel 1

PENGERTIAN SISTEM OPERASI (OPERATING SYSTEM )


Pengertian Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia, atau bias dibilang kalau Sistem operasi adalah landasan untuk aplikasi diatasnya. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS. Menurut “William Stalling”, system operasi adlah program yang menutup detail hardware yang rumit kepada programmer dan menyediakan antarmuka yang lebih mudah bagi programmers untuk mengakses hardware dalam mengembangkan sebuah program. Dengan kata lain, Sistem Operasi menjadi penghubung antara softwere aplikasi komputer dengan hardwere, sehingga softwere aplikasi tersebut dapat mengakses hardwere dengan baik.
Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan.
Pengertian system operasi dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Berikut uraiannya:

      1.      Pengguna
    System operasi merupakan alat untuk mempermudah pengguna computer. System ini    dirancang dengan mengutamakan kemudahan pengguna.

      2.      System
    System dirancang sebagai alat yang dapat menempatkaan sumber daya secara efisien ( resource allocator ). System operasi merupakan pengatur sumber daya secara efisien serta eksekusi aplikasi dan operasi dari alat I/O. system operasi merupakan bagian dari program yang setiap saat, yang disebut KARNEL.

      3.      Tujuan Sistem
    Sitem operasi sebagai alat yang membuat computer lebih nyaman digunakan untuk menjalankan  aplikasi dan menyelesaikan masalah pengguna.
Contoh Sistem Operasi Komputer
Contoh-contoh dari Sistem operasi Komputer misalnya adalah Windows, Linux, MacOS, dan lain lain.

Artikel 2

Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
 
Artikel 3
 
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :
  • Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi. 
  • Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix).  
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.  
  • Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat.  
  • Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.
Sekarang kita akan menilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi.

Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam 4 generasi.

  • Generasi Awal
Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
  • Generasi Kedua
Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.
  • Generasi Ketiga
Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).
  • Generasi Keempat
Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak.  
  • Generasi Selanjutnya
Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.

Dewasa ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti : PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas Sistem Operasi yang ada di PC.

SISTEM KOMPUTER

Artikel 1

Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer.
Komputer dapat membantu manusia dalam pekerjaan sehari-harinya, pekerjaan itu seperti: pengolahan kata, pengolahan angka, dan pengolahan gambar.
Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware). Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware).

Artikel 2

Pada dasarnya sistem komputer terdiri dari Central Processing Unit (CPU) , memori dan peralatan inpuy/output. CPU adalah tempat bralangsungnya semua proses. Memori merupakan tempat penyimpanan program dan data sewaktu keduanya sedang di proses. Pralatan input/output misalnya keyboard,mouse, printer, scaner dll. CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti keyboard, mouse dll.


Dalam sistem komputer dikenal istilah distributed computing dan open computing. Distributed computing adalah konsep bahwa baik itu komputer kecil maupun besar pada dasarnya beroperasi dengan cara yang sama sehingga memungkinkan transfer data antar komputer yang berbeda sistemnya. Sedangkan open computing adalah kemampuan komputer yang berbeda untuk untuk berbagi file dan berkomunikasi.


Dalam seuah komputer dikenal istilah protokol. Protokol adalah aturan-aturan dasar dalam komunikasi antar komputer, antara komputer dana perngkat input/output serta antar program. Ada beberapa jenis protokol yaitu :

1.     HTTP = HyperText Transmission Protocol

2.     TCP/IP = Transmission Control Protocol

3.     ATAPI

ATAPI pada umumnya digunakan untuk komunikasi antara CD-ROM dan komputer sedangkan TCP/IP digunakan untu perpindahan data di Internet.


Aktivitas sebuah komputer dicirikan oleh model input-proses-output (IPO). Di sini program menerima input dari disket,mouse, keyboard atau peralatan input lainnya, kemudian melakukan proses teradapa hasil inputan tersebut dan akhirnya menghasilkan output ke disket, printer atau input lainnya.


Artikel 3

KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM KOMPUTER

sistem komputer terdiri dari empat komponen, yaitu perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), data dan komponen komunikasi.

  • Komponen perangkat keras (hardware component)

Komponen perangkat keras adalah sesuatu yang dapat disentuh, yang terdiri dari CPU, memory, dan peralatan I/O.

CPU terdiri dari :

Arithmatic Logic Unit (ALU) : tujuannya untuk melakukan perhitungan.

Control Unit (CU) : yaitu tujuannya mengontrol pemrosesan intruksi dan memindahkan data dari satu bagian   CPU ke bagian CPU lainnya.

Interface Unit (Bus): memindahkan intruksi dan data antara CPU dan perangkat keras lainnya
  • Komponen perangkat lunak (softare component)
Perangkat lunak tersusun atas program yang menentukan apa yang harus dilakukan oleh komputer. Ada dua macam perangkat lunak, yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software berguna untuk mengatur file, me-load, dan mengeksekusi program serta menerima perintah dari mouse dan keyboard. Sistem software disebut juga sistem operasi (operating system), sedangkan software aplikasi adalah software yang digunakan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Contoh software aplikasi adalah microsoft word, microsoft exel, microsoft power point dan masih banyak lagi.

·      
  Kompoen data (data componen)


 Data adalah fakta dasar yang mewakili suatu kejadian, yang akan diproses oleh sistem komputer untuk menghasilkan informasi. Data dapat berupa angka dalam berbagai bentuk,

·      
  Komponen komunikasi (communication component)


Komponen komunikasi terdiri dari hardware dan software. Hardware dalam komponen komunikasi terdiri dari modem atau network interface card (NIC) dan saluran komunikasi (communication channel). Saluran komunikasi menyediakan hubungan antarkomputer. Saluran ini berupa wire cable, fiber optic cable, saluran telpon atau wireless technology, seperti sinar inframerah, telepon seluler atau radio, sedangkan modem atau NIC dalam komputer bertindak sebagai interface antara komputer dan saluran komunikasi. Software dalam komponen komunikasi digunakan supaya masing-masing komputer mengerti apa yang diperintahkan oleh komputer yang saling berhungan. Software ini berguna untuk membangun hubungan dan mengontrol aliran data.

 


Pemrograman Web (HTML, CSS, PHP)

Artikel 1

HTML adalah, (HyperText Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser Internet untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTMLjuga dapat digunakan sebagai link link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet. 

 Nah lanjut deh kita belajar dasarnya...



Contoh Struktur dasar pemrograman web HTML:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Judul halaman web disini</title>
</head>
<body>
Informasi halaman website disini
</body>
</html>

Pejelasan Struktur dasar diatas :

A. TAG

Merupakan teks khusus (markup) yang terdiri dari dua karakter yaitu karakter "<" dan  karakter ">",  sebagai contoh <body> adalah tag dengan nama body.

Secara Umum tag ditulis secara berpasangan contoh tag <body> biasanya diakhiri dengan tag penutup </body> (ditambahkan karakter "/" setelah karakter "<")  sehingga informasi yang diberikan didalam tag <body> berada sebelum ditutup dengan </body> .

B. ELEMENT

Element terdiri atas tiga bagian, yaitu tag pembuka, isi, dan tag penutup. Sebagai contoh untuk menampilkan judul dokumen HTML pada web browser digunakan element title, dimana:

<title> ini adalah tag pembuka judul dokumen HTML

Disini Judul Dokumen HTML ini adalah isi judul dokumen HTML

</title> ini adalah tag penutup judul dokumen HTML

Tag-tag yang ditulis secara berpasangan pada suatu element HTML,  tidak boleh saling tumpang tindih dengan pasangan tag-tag lainnya. 

Contoh penulisan tag-tag yang benar
<p>
 <b> Informasi yang di bold </b>
</p>



Contoh yang salah  :
<p>
 <b> Informasi yang di bold </p>
</b>

?

1
<b> </b>


C. ATTRIBUTE

Attribute mendefinisikan property dari suatu element HTML, yang terdiri atas nama dan nilai. Secara umum  nilai attribute harus berada dalam tanda petik satu atau dua, Contoh ingin membuat background hitam dengan warna tulisan putih 

<body bgcolor="black" text="white">
test html
</body> 

(Biasanya jarang digunakan, lebih banyak menggunakan CSS dalam desain tampilan.)





Ada banyak elemet dan tag dalam html, namun penggunaanya disesuaikan dengan kebutuhan, untuk mempelajari element-element dari tag html dapat di lihat dan dilatih dari link ini : http://w3schools.com/html/html_attributes.asp . Untuk awal silahkan belajar dengan kreasi menurutmu untuk tahap dasar, postingan mengenai html ini akan saya lanjutkan secara berlanjut, untuk tahap dasar mungkin beberapa pertanyaan dibawah ini bisa menjadi dasar latihan pemrograman dasar html.





  1. Cara Menampilkan teks dalam dokumen web HTML
  2. Cara Merubah warna Teks dan background
  3. Cara Mengganti Teks dan Background gambar.





Sebagai panduan, silahkan membuat dokumen html menggunakan Notepad++, setelah membuat silahkan save as dengan extension html contoh save as “index.html”. Itu saja postingan kali ini mengenai belajar pemrograman web HTML sampai ketemu di postingan selanjutnya.



Artikel 2

Mengenal Cascading Style Sheet (CSS)

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam.
Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file). Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.
CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya.[1] CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.
Sejarah CSS
Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent-child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.
Penulisan
Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:
h1 {
color: #0789de;
}
Bagian pertama sebelum tanda ‘{}’ dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh ‘{}’ disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value.
Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu :
Inline Style Sheet
CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style=”…” dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan mempengaruhi tag HTML yang lain.

Contoh penulisan CSS dengan metode Inline Style Sheet :
<html>
<head>
<title>Contoh Bentuk Inline</title>
</head>
<body bgcolor=”#FFFFFF”>
<p id=”cth1?>
Ini adalah contoh tag P tanpadiformat menggunakan CSS </p>

<p id=”cth2? style=”font-size:20pt”>
Tag P ini diformat dengan besar font 20 point </p>

<p id=”cth3? style=”font-size:14pt; color:red”>
Tag P ini diformat dengan besar font 14 point, dan menggunakan warna merah </p>
</body>
</html>

Embedded Style Sheet
CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.
Contoh penggunaan CSS dengan metode Embedded Style Sheet :
<html>
<head>
<title>Contoh Bentuk Embedded/title>
</head>
<style>
body {background:#0000FF; color:#FFFF00; margin-left:0.5in}
h1 {font-size:18pt; color:#FF0000}
p {font-size:12pt; font-family:arial; text-indent:0.5in}
</style>

<body>
<h1 id=”cth1?>Judul ini berukuran 18 dengan warna merah!</h1>
<p id=”cth2?>Tag p ini di format dengan besar font 12 point dengan tipe font Arial dan mempunyai identasi 0.5 inch </p>
<p id=”cth3?>Yang perlu diperhatikan juga bahwa body disini telah diformat dengan margin kiri 0.5 inch dan warna background biru</p>
</body>
</html>

Linked Style Sheet
Metode ini hampir sama dengan metode Embedded Style Sheet, hanya saja pendefinisian tag <style> … </style> dibuat pada berkas terpisah dari berkas HTML yang membutuhkan CSS. Kemudian berkas lain tersebut disimpan dalam format .css.
Pada berkas HTML yang akan menggunakan berkas CSS, harus dibuat tag <link> yang dituliskan di antara tag <head> … </head>.
Contoh (simpan dengan nama contoh.css) :
<style>
body {background:#0000FF; color:#FFFF00; margin-left:0.5in}
h1 {font-size:18pt; color:#FF0000}
p {font-size:12pt; font-family:arial; text-indent:0.5in}
</style>

Sifat CSS
Ada dua sifat CSS yaitu internal dan eksternal. Jika internal yang dipilih, maka skrip itu dimasukkan secara langsung ke halaman website yang akan didesain. Kalau halaman web yang lain akan didesain dengan model yang sama, maka skrip CSS itu harus dimasukkan lagi ke dalam halaman web yang lain itu.
Sifat yang kedua adalah eksternal di mana skrip CSS dipisahkan dan diletakkan dalam berkas khusus. Nanti, cukup gunakan semacam tautan menuju berkas CSS itu jika halaman web yang didesain akan dibuat seperti model yang ada di skrip tersebut.
Fakta Menggunakan CSS
Fakta Menggunakan CSS diantaranya :
  • Telah didukung oleh kebanyakan browser versi terbaru, tetapi tidak didukung oleh browser-browser lama.
  • Lebih fleksibel dalam penempatan posisi layout. Dalam layouting CSS, kita mengenal Z-Index untuk menempatkan objek dalam posisi yang sama.
  • Menjaga HTML dalam penggunaan tag yang minimal, hal ini berpengaruh terhadap ukuran berkas dan kecepatan pengunduhan.
  • Dapat menampilkan konten utama terlebih dahulu, sementara gambar dapat ditampilkan sesudahnya.
  • Penerjemahan CSS setiap browser berbeda, tata letak akan berubah jika dilihat di berbagai browser
  • CSS adalah layouting "Masa Depan" dengan penggabungan bersama XHTML.

Artikel 3

Dasar-dasar Pemrograman Web Menggunakan Bahasa PHP

 PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman berbasis web yang bekerja di server. Karena bekerja di sisi server maka kode sumber (source code) file tidak dapat dilihat di sisi client. Banyak juga yang bertanya apa sih perbedaan PHP dengan HTML ? Perbedaannya adalah PHP digunakan untuk membangun web dinamis sedangkan HTML hanya untuk membangun web statis.

Saat kita membuat sebuah halaman web dengan HTML halaman tersebut akan nampak sesuai kode HTML yang kita buat. Untuk merubah isi maupun tampilan halaman tersebut kita harus mengubah kode sumber file html. Sedangkan pada PHP tanpa merubah kode sumbernya halaman web kita akan menampilkan isi yang berbeda tanpa harus merubah kode sumber file phpnya. Sehingga PHP disebut bahasa pemrograman web dinamis.

Bagaimana Cara Kerja PHP ?


Diagram berikut menampilkan cara kerjanya.

Contoh paling mudah adalah ketika anda membuka situs ilmusoft.com maka anda telah melakukan request file index.php ke server. Sehingga request ke http://www.ilmusoft.com sama dengan request ke http://www.ilmusoft.com/index.php. File index.php saya buat supaya melakukan query ke database, mengambil artikel terbaru untuk ditampilkan di halaman depan. Sehingga halaman depan situs ini akan berubah isinya saat ada artikel baru yang saya tulis. Jika saya menggunakan index.html maka saya harus melakukan cara manual yaitu mengedit kode sumber html setiap ada artikel baru. Bukankah itu merepotkan ?

Persiapan Belajar PHP


Karena bekerja disisi server maka kita harus menyimpan file tersebut di server yang mendukung bahasa PHP misalnya Apache Web Server. Jika anda sedang belajar maka bisa menggunakan aplikasi bernama XAMPP. Disitu sudah terdapat server apache dan sekaligus database mysql. Setelah selesai menginstal XAMPP maka anda harus meletakkan file php di folder default htdocs yaitu C:/Program Files/xampp/htdocs. Misalnya C:/Program Files/xampp/htdocs/latihan. Lalu kunjungi halaman web anda dengan mengetikkan http://localhost/latihan. Sebelumnya jangan lupa untuk menjalankan apache.



Syntax Dasar PHP


Bahasa PHP disimpan dalam bentuk file teks berekstensi php (.php). Kode PHP diapit antara tanda <?php dan ?>. Berikut adalah kode sumber PHP sederhana.

<?php

	echo "Hello World !";

?>


Simpan dengan nama terserah.php. Saat dibuka di browser anda akan melihat tulisan Hello World ! tampil di layar.




 

MERAKIT PC

Artikel 1
PERAKITAN PERSONAL DESKTOP
2.1   PERSIAPAN
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
2.1.1        Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
2.1.2        Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
a.       Komponen komputer
b.       Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
c.        Buku manual dan referensi dari komponen
d.       Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
2.1.3        Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan. Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
a.       Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
b.       Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

2.3  PERAKITAN
Tahapan perakitan meliputi bebrapa hal berikut di bawah ini

1.      Letakkan motherboard tempat yang datar atau diatas casing pada tempat yang aman. Meletakkan motherboard pada tempat yang tidak   rata akan mengakibatkan kerusakan pada motherboard apabila dilakukan pemasangan komponen.


2.      Pasang processor pada Motherboard. Pemasangan di luar casing dimaksudkan untuk memudahkan anda dalam pemasangan tersebut.
Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang akan digunakan.


Pasang SIMM RAM pada tempat yang tersedia pada motherboard Pemasangan SIMM RAM pada slotnya harus mengikuti aturan yang telah ditentukan, yaitu :
- Aturan praktis yaitu aturan yang menjelaskan bagaiman tata cara memasangkan SIMM ketempatnya. Kesalahan ini dapat membuat kerusakan pada mother board.
- Aturan teknis yaitu aturan yang menjelaskan susunan tata letak SIMM dalam hubungannya dengan pendeteksian terhadap keberadaan dan kapasitas SIMM. Pada slot memori, terdapat dua buah pengunci yang berfungsi untuk mengunci posisi memori. Untuk memasang memori, masukkan memori ke dalam slot memori dan tekan sehingga kedua pengunci mengunci memori tersebut

3.      Siapkan casing untuk pemasangan motherboard

4.      Pada casing, terdapat beberapa titik yang berfungsi untuk pemasangan baut dan sekrup. Pasanglah baut dan sekrup tersebut pada tempatnya.

5.      Masukkan motherboard pada casing secara perlahan (Pada sebagian casing, alas casing dapat dilepas sehingga pemasangan motherboard dapat dilakukan secara lebih mudah)Pada saat pemasangan Motherboard, perhatikan bagian belakang motherboard yang berisi konektor mouse, keyboard, serial dan paralel port, agar terpasang dengan tepat pada dudukan casing yang ada.

6.      Kemudian pasanglah baut yang disediakan pada Motherboard. Jangan lupa untuk menyediakan jalur yang bebas pada motherboard
7.      Pasang dan kencangkan seluruh baut pada motherboard
8.      Pasang konektor Power Supply pada tempatnya di Motherboard (PerhatikanUntuk power Supply Type AT, Pasang konektor power supply dengan kabel berwarna hitam berada di posisi tengah, kesalahan pemasangan akan mengakibatkan kerusakan berat pada Motherboard)
9.      Pasanglah VGA Card pada Slot Expansi yang sesuai
 
10.  Pasang baut dari VGA Card tersebut.
 
11.  Pasang Network card pada slot yang sesuai dan kencangkan bautnya
 
12.  Pasang Hard Disk pada Casing
 
13.  Pasang 4 baut penahan Hard Disk pada rangka casing
 
14.  Masukkan CDROM Pada rangka casing
 
15.  Pasanglah baut CDROM pada bagian kiri dan kanan casing
 
16.  Pasanglah Floppy Disk Drive pada rangka casing
 
17.  Pasang baut floppy yang telah dipersiapkan
 
18.  Setting jumper pada Hard Disk dan CDROM. Apabila menggunakan 1 kabel data, maka HDD harus di set sebagai Master, dan CDROM sebagai Slave.
 
19. Pasang kabel data pada Hard Disk dan CDROM. Perhatikan penempatan Kaki 1 pada kedua peripheral tersebut. Biasanya kaki 1 terletak paling dekat dengan slot power.
 
20.  Pasang juga Kabel Power kepada Hard Disk dan CDROM
 
21.  Pasanglah kabel data dan power untuk Floppy Disk Drive
 
22.  Pasang seluruh kabel data pada Motherboard Perhatikan pemasangan pin 1 pada motherboard. Ikuti petunjuk pada Motherboard atau buku manual masing-masing.
 
23.  Pasang kabel switch, speaker, hdd LED dan power LED pada Motherboard. Ikuti petunjuk yang ada pada buku manual masing-masing Motherboard.
 
24. Pasanglah Keyboard, Mouse, Data Monitor. Power Monitor dan Kabel Power pada bagian belakang casing sesuai dengan konektor masing-masing.

Perhatikan baik-baik pemasangan Keyboard dan Mouse, utamanya PS/2, karena kedua konektor ini amat mirip dan dapat terjadi kesalahan pada saat pemasangan.

Usahakan memasang kabel Power setelah seluruh peripheral dan konektor lain terpasang dengan baik untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen apabila terjadi kesalahan pemasangan.

25. Setelah seluruh komponen telah terpasang dengan baik, lakukan uji tampil dengan menghidupkan komputer.
 
 
 
Artikel 2



INSTALASI PC


 Keamanan  keselamatan Kerja (K3) 

Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah : 
  
1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan arus pendek dan dapat merusak hasil rakitannya.
 
2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan.  

3. Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya. 

 4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.  

5. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.


Artikel 3


Troubleshooting dalam Perakitan Komputer

Saat komputer dirakit dan siap dijalankan, dapat dipastikan komputer ini dapat bekerja secara normal walaupun belum diisi dengan sistem operasi. Namun, tidak semua perakitan dapat berjalan edngan lancar. Biasanya, dapat terjadi troubleshooting yang dikarenakan kesalahan pemasangan kabel interface atau terdapat komponen yang tidak pas dan benar pada slotnya.
Berikut ini tabel troubelshooting yang sering terjadi dan solusinya.

Gejala
Saat komputer booting, ternyata monitor blank dan hanya terdengar bunyi bip normal sekali dari casing.
Penyebab
• Pemasangan kabel data dari monitor ke kartu grafis masih kendur atau tidak pas.
• Slot kartu grafis tidak terpasang sempurna pada slot yang ada di motherboard.
• Kartu grafis rusak.
Solusi
• Pastikan kabel data monitor terpasang dengan baik dan bear sehingga tidak kendur.
• Cabut kartu grafis dari slot motherboard dan coba pasang kembali dengan baik dan benar.
• Coba gunakan kartu grafis yang lain untuk memastikan kondisi kartu grafis yang ada rusak atau tidak.

Gejala
Komputer mengeluarkan suara bip panjang berkali-kali saat booting.
Penyebab
• Pemasangan RAM yang tidak pas pada slot RAM yang ada di motherboard.
• RAM yang digunakan tidak cocok dengan motherboard yang ada. Arau menggunakan dua keping RAM dengan tipe berbeda.
• RAM rusak.
Solusi
• Lepaskan kembali RAM dari slot pada kipas motherboard, kemudian pasangkan kembali dengan baik dan benar.
• Gunakan RAM yang support dengan motherboard yang digunakan. Jika menggunakan dua keping RAM, sebaiknya gunakan RAM dari vendor dan kapasitas yang sama.
• Ganti RAM dengan yang baru.

Gejala
Komputer blank dan tidak mengeluarkan suara apapun, tetapi LED power pada casing hidup.
Penyebab
• Pemasangan posesor tidak benar.
• Setting jumper overclock yang terlalu tinggi.
• Daya pada power supply tidak benar atau tidak sesuai dengan standar yang ada.
• Setup BIOS rusak.
Solusi
• Pastikan pemasangan prosesor sudah baik dan benar.
• Gunakan setting clock dan FSB sesuai standar setup BIOS yang ada.
• Ganti power supply dengan yang baru.
• Upgrade atau ganti setup BIOS dengan tipe yang sama.

Gejala
Harddisk tidak terdeteksi saat computer booting.
Penyebab
• Pemasangan kabel power dan interface yang tidak benar atau longgar.
• Pastikan jumper harddisk pada posisi primary master.
• Kerusakan pada kabel power atau kabel interface.
• Harddisk rusak.
Solusi
• Pastikan pemasangan kabel power dan interface pada haddisk sudah baik dan benar.
• Pastikan kondisi setting jumper pada harddisk tepat pada posisi master.
• Ganti kabel interface atau kabel data dengan yang baru.
• Gunakan slot power yang lain dari power supply.

Gejala
Saat komputer booting, semua berjalan lancar, tetapi terdapat tulisan “DISK FAILURE NOT READY OPERATING SYSTEM….”
Penyebab
• Tidak ada sistem operasi yang terinstal pada komputer.
Solusi
• Instal sistem operasi baru yang sesuai dengan spesifikasi hardware komputer dan kebutuhan pengguna komputer.